Langsung ke konten utama

GEREJA TIDAK BOLEH MENGIHILANGKAN GENERASI EMAS

GEREJA YANG MENYELAMATKAN ANAK -ANAK Seperti yang kita ketahui sekarang adalah ada berbagai macam dampak negatif dari globalisasi dalam kehidupan keagamaan terutama Gereja.Saudaraku Pengaruh Globalisasi sangat berkaitan erat dengan kehidupan kita setiap hari,bagaimana kita harus meninggalkan masa lalu dan bergerak kearah yang moderen dan tanpa kita sadari bahwa kita telah terjerumus dalam efek globalisasi seperti yang digencari oleh duni sekarang ini,Kita juga tidak mungkin terus bertahan dalam keadaan yang dianggap primitif atau tradisional jika dibandingkan dengan moderenisasi.Pada dasarnya moderenisasi merupakan bukan hal yang negatif jika kita sebgai objek benar-benar mengetahui akan apa itu moderenisasi. Moderenisasi adalah sebuah bentuk transformasi atau pergerakan dari keadaan yang belum maju atau kurang berkembang kearah yang lebih baik dengan harapan akan tercapai kehidupan bermasyarakat yang lebih maju,berkembang dan makmur.Kira-kira inilah secara umum pengertian dari Moderenisasi,dalam pengertiannya tersebut bahwa moderenisasi akan menjadikan kita sebagai masyarakat yang maju dan yang makmur. Yang menjadi pertanyyan besar bagi kita adalah sudahkah kita menjadi pribadi (masyarakat yang lebih baik),mungkin kita telah maju karena melihat dari perkembangan teknologi yang sekarang ini,mnisalnya kita bisa mengetahui lansung sebuah peristiwa yang terjadi di Eropa dengan berposisi duduk santaii dirumah kita,nah pengaruh ini cendrung membuat kita tidak ingin kembali pada masa lalu atau tradisional.Pergerakan kita dengan moderenisasi membuat kita lupa diri,siapa diri kita dan dari mana kita berasal.Perlu diingat juga pengaruh moderenisasi ini juga membawa dampak bagi kehidupan keagamaan kita atau Gereja.Nah sebagai mahluk yang beragama ( Gerja ) sudahkah kita mengerti apa pengaruh besar dari Globalisasi dan moderenisasi ini dan apakah kita siap untuk menyelamatkan agama dan Gerja? sehingga kita tetap waspada dalam perkembangan duni saat ini! Teringat saya menghadiri satu acara di Aula Gereja di salah satu Paroki di Jakarta yang membahas tentang "DARI ANAK - ANAK UNTUK GEREJA. Anak - anak merupakan pribadi yang baru mengenal dunia dan hal - hal yang terjadi di alam atau lingkungannya. Mereka selalu mengikuti perkembangan yang terus proses setiap saat,apalagi kurangnya kontrol dari orang terdekat terutama orang tua. Terkadang apa yang dilakukan oleh orang tua,tanpa disadari anak - anak selalu mengikuti pergerakan yang mereka lihat dan rasakan dalam kehidupan setiap harinya. Orang tua mempunyai kesibukan tersendiri dari pada mengontrol anak - anaknya. Perlunya pendidikan keluarga untuk anak akan menyelamatkan mereka dari efek negatifnya atas perkembangan zaman karena mereka adalah generasi penerus Gereja,apabila mereka tidak diselamatkan otomatis Gereja juga tidak selamat.Anak - anak ( generasi penerus Gereja ) membutuhkan peran dari Gereja untuk menyelamatkan mereka.Gereja juga tidak ingin untuk menghilangkan generasi emasnya yang akan datang. Peran penting Gereja ( pastor,suster,pendeta atau pelayan lainnya ) yang sangat dibutuhkan sekarang ini adalah dengan melakukan pendekatan dan tawaran terhadap generasi penerus untuk setia dalam mengikuti KRISTUS. Para Gembala atau pelayan Tuhan tidak hanya berkhotbah didepan mimbar atau altar dan bersorak untuk mengikuti KRISTUS. Pelayan tidak hanya menunggu kedatangan atau kehadiran mereka di dalam Gereja,tetapi Pelayan harus menjemput dan mencari mereka ( generasi emas ) untuk datang. "seorang pemain bola jika ia hanya menunggu bola didepan matanya,dalam 90 menit ia tidak akan menyentuh bola dan tidak pernah merasakan kemenangan dalam sebuah pertandingan". Pelayan turun ke jalan untuk mengajak mereka dan pada akhirnya mereka sadar dan mulai mengenal TUHAN ( Gereja ) sehingga Gereja tetap berdiri kokoh untuk menjadi Rumah Tuhan yang benar - benar dibutuhkan oleh generasi ini dan yang akan datang. "Biarlah anak -anak itu datang kepada-Ku,karena mereka yang mempunyai Kerajaan Surga"

Komentar

Postingan populer dari blog ini

SMK SADAR WISATA RUTENG

The Bridge To The Bright Future SMK ( Sekolah Menengah kejuruan ) Sadar Wisata  Ruteng adalah salah satu sekolah pariwisata yang beralamat di Jln.Ulumbu-Kampung Maumere Ruteng.Dilihat dari perkembangan sejarahnya bahwa SMIP sadarwisata memiliki cerita yang panjang dan sedih yang dialamai oleh pendiri sekolah ini.Pada tahun 1990 SMIP Sadar Wisata didirikan oleh empat orang bersaudara ( keluarga ) dibawah payungan Yayasan Pendidikan Karya Nusantara.Ketiga pemdiri ini adalah Bpk.Yos Darung,Bpk.Nani Cengga,Bpk.Heri Darung dan Bpk Baltasar Tembot. http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/sekolah/CAB936A31A5E5297D737 NPSN :  50303344 Status :  Swasta Bentuk Pendidikan :  SMK Status Kepemilikan :  Yayasan SK Pendirian Sekolah :  915a/1.21/1990 Tanggal SK Pendirian :  1990-05-28 SK Izin Operasional :  915a/1.21/1990 Tanggal SK Izin Operasional :  1990-05-28. .Pada tahun yang kedua,ketiga pendiri sekolah ini selain d...

CARA BELAJAR BAHASA INGGRIS YANG EFEKTIF

Anda pusing untuk belajar Inggris? yuk.....!! nonton video ini kemudian lakukan dengan baik .Trust me it will work and you can speak english everyday.

IDENTITAS NASIONAL

A. Pengertian      Kata identitas berasal dari bahsa Inggris yang berarti  " identity " dan dapat didefinisikan adalah jati diri,ciri-ciri,atau tanda-tanda yang melekata pada suatu negara atau orang yang membuat perbedaan dengan yang lain.Kata Nasional berpacu pada kata "Nation" yang artinya adalah bangsa menunjukan pada segi sosial dan budaya masyarakt,maka identitas nasional berasal dari bahasa inggris yaitu " national identity" yang dalam arti  harafiahnya adalah ciri-ciri atau sifat-sifat khas bangsa Indonesia yang membedakannya dengan bangsa lain.Identitas Nasional ini yang dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia yang tidak dimiliki oleh bangsa lain,misalnya kondisi geografis,kekayaan alam,ideologi negara,budaya dan bahasa. Negara Indonesia merupakn negara yang pluralisme yang berhubugan antar satu golongan dengan golongan lainnya. B.Usur-unsur Identitas Nasional     1. Agama          Ban...